Postingan

Kotak Kayu Besar dan Buruk Rupa

Pada suatu hari, ibuku membeli sebuah kotak kayu tua yang besar dan buruk rupa.  "mengapa ibu membeli ini?" tanyaku. Ibuku tersenyum dan berkata, "ibu akan bercerita padamu." Dahulu kala, ada seorang wanita yang mempunyai kotak tua yang besar dan buruk rupa. Kotak itu amat berarti baginya karena dia sudah memiliki kotak itu sejak kecil. Kotak itu bisa digunakan untuk apa saja, seperti tempat tidur bayi, meja makan, dan juga untuk menyimpan barang-barang mereka. Dan ketika anaknya menikah, wanita tersebut memberikan kotak itu padanya. Lalu dia juga menggunakan kotak itu sebagai tempat tidur bayi, meja, tempat penyimpanan, tempat duduk, dan banyak lagi. Tapi suatu ketika, panen gagal sehingga dia harus menjual semua miliknya untuk memberi makan anaknya. Akhirnya dia pun menjual kotak itu. Anak nya ingat betapa sedih ibunya saat harus menjual kotak itu. Maka dia berjanji suatu hari dia akan berusaha mendapatkan kotak itu kembali. "ibukah anak perempuan...

Perjalanan Obor Asian Games 2018

Obor Asian Games memiliki tinggi 60 cm dan lebar 3,5-9 cm. Berat kosong obor ini adalah 1,6 kg dan saat terisi penuh bahan bakar gas menjadi 1,7 kg. Perjalanan obor ini dimulai dari India yang merupakan tuan rumah pertama pada 1951 di Stadion Nasional Dhyan Chand pada 17 Juli. Api obor Asian Games ke-18 ini juga diambil disana. Api obor dihasilkan dari cermin parabola yang diarahkan langsung ke matahari. Setelah dari India, obor Asian Games tiba di Jawa Tengah pada 18 Juli. Obor dibawa ke Candi Prambanan dan disana terjadi penggabungan api obor yang sudah dinyalakan di India dengan api abadi di Mrapen. Mitos yang beredar, api di Mrapen ini abadi dan tidak akan mati meski terkena hujan. Obor kemudian mulai berkeliling Indonesia, mulai dari Yogyakarta pada 19 Juli. Obor lalu dibawa ke Blitar tanggal 20 Juli. Obor dibawa ke Gunung Bromo pada 21 Juli dan ke Banyuwangi pada 21-23 Juli. Lepas dari sana, obor dibawa pada 23-24 Juli ke Bali. Pada 24 Juli obor kemudian menuju Mataram, NTB m...

AHMAD YANI

Ahmad Yani was born in Jenar, Purworejo when his childhood is a smart and virtuous person. His personality as a leader was formed from his family's minimal family condition. The mediocre economy has caused him to do a lot of doing something useful. Besides that, he's a man who obeys his duty as a Muslim who always pray and recitation Quran. When he was in school until he attended the military education, he's a very intelligent and serious man in learning lessons so he always got the best rank in his school. The character which is highlighted by Ahmad Yani shows that his character implies the nature of his leadership. The characteristic that shows his leadership is he's a honest person, has intelligence and ability, has a strong mentality, and can be trusted by anyone.

Mengapa Saya Ingin Masuk ke SMAN 68

SMAN 68 merupakan salah satu SMA favorit di Jakarta Pusat. Sekolah ini berdiri pada tahun 1981 dan diresmikan oleh Presiden Indonesia kedua yaitu Soeharto. SMAN 68 berada di dalam kompleks pendidikan Salemba di Jalan Salemba Raya. SMAN 68 memiliki 8 kelas per angkatan, 5 kelas IPA dan 3 kelas IPS. Banyak sekali artis-asrtis yang lulus dari sekolah ini seperti Anggun, Desta, Vino Bastian, dan lain lain. Selain mempunyai lulusan artis, SMAN 68 juga terkenal karena terdapat banyak lulusan sekolah ini yang mendapatkan PTN yang bagus di Indonesia, seperti UGM, UI, ITB, UNPAD, dan lainnya. Karena itulah banyak orang yang ingin masuk ke SMAN 68,termasuk saya. Mungkin buat saya masuk ke PTN adalah salah satu impian yang terwujud. Dari sinilah saya termotivasi untuk lebih giat belajar supaya saya diterima di SMAN 68. Selain itu, SMAN 68 juga mempunyai banyak ekstrakurikuler. Jumlahnya bisa mencapai angka 20. Ekstrakulikulernya seperti futsal, elpala, rohis, traceseight, pramuka. Di SMAN 68,...